Sang anak bersenandung di jalan
Dengan suara yang nanar
Diiringi merdunya suara sang bunda
Sedangkan bangku - bangku sekolah sering dirindukan
Anjing dan kucing dirawat
Dimandikan sewangi perawan kota
Diberinya makan daging dan tempat buang hajat
Dibuatkannya rumah yang nyaman
Di tempat lain ada yang tidur di rumah kucing
Kemana arah semua ini
Mengapa tidak sinkron
Di pepohonan pusat kota ada anjing buang hajat
Rabu, 03 Februari 2016
Selasa, 26 Januari 2016
Kepada Pemeluk Modal
Kepada pemeluk modal
Aku berpegang teguh
Atas jasamu aku bersungguh - sungguh
Mengabdi demi keuntungan
Menepis kerugian
Syarat dan aturan akan dipenuhi
Demi keberlangsungan untung dan untung
Jikalau rugi aku akan tetap berdiri
Asal jangan kau suruh kami duduk manis
Keselamatan kami diutamakan
Jika untung sudah datang
Tak apalah asap solder aku hirup
Aku anggap sebagai asap rokok
Asalkan istri selalu menanti
Aku akan mengabdi
Aku berpegang teguh
Atas jasamu aku bersungguh - sungguh
Mengabdi demi keuntungan
Menepis kerugian
Syarat dan aturan akan dipenuhi
Demi keberlangsungan untung dan untung
Jikalau rugi aku akan tetap berdiri
Asal jangan kau suruh kami duduk manis
Keselamatan kami diutamakan
Jika untung sudah datang
Tak apalah asap solder aku hirup
Aku anggap sebagai asap rokok
Asalkan istri selalu menanti
Aku akan mengabdi
Senin, 25 Januari 2016
Senandung Hujan
Mampirlah sejenak
Kau akan tahu betapa sunyinya tempat ini
Menetaplah
Kegelisahanmu perlahan akan hilang
Menginaplah sementara
Diluar hujan badai tak kunjung reda
Tinggallah
Dari sini kau akan melihat pelangi
Kau akan tahu betapa sunyinya tempat ini
Menetaplah
Kegelisahanmu perlahan akan hilang
Menginaplah sementara
Diluar hujan badai tak kunjung reda
Tinggallah
Dari sini kau akan melihat pelangi
Senin, 18 Januari 2016
Siapa yang Salah? Aku atau Kamu
Siapa yang salah?
Aku yang salah?
Berijazah sekolah rakyat
Mampu membaca tapi tidak mengkaji
Mampu menulis tapi tidak berisi
Aku mengeluh kepada Kamu
Mengapa Kamu tidak mengajari?
Malah berkumpul bersama elitis
Katanya, demi masa depan rakyat kecil
Mengkaji sampai pagi
Tulisan yang sarat makna tapi tidak berjiwa
Siapa yang salah?
Kamu yang salah?
Bergelar Professor, Doktor, Master
Berbicara dengan berbagai bahasa
Semua tangan pejabat sudah disalami
Lalu Kamu mengeluh kepada Aku
Mengapa Aku tidak bekerja?
Mengapa Aku tidak belajar?
Malah berkumpul ha ha hi hi
Catur di siang hari gaple di malamnya
Katanya, Kamu sudah memikirkan Aku
Demi masa depan cerah
Semua tangan temanku sudah disalami
Bekal untuk masa depan
Lalu Aku mengeluh lagi kepada Kamu
Kamu balas menyalami Aku
Menjadi Kita
Siapa yang disalahkan?
Aku yang salah?
Berijazah sekolah rakyat
Mampu membaca tapi tidak mengkaji
Mampu menulis tapi tidak berisi
Aku mengeluh kepada Kamu
Mengapa Kamu tidak mengajari?
Malah berkumpul bersama elitis
Katanya, demi masa depan rakyat kecil
Mengkaji sampai pagi
Tulisan yang sarat makna tapi tidak berjiwa
Siapa yang salah?
Kamu yang salah?
Bergelar Professor, Doktor, Master
Berbicara dengan berbagai bahasa
Semua tangan pejabat sudah disalami
Lalu Kamu mengeluh kepada Aku
Mengapa Aku tidak bekerja?
Mengapa Aku tidak belajar?
Malah berkumpul ha ha hi hi
Catur di siang hari gaple di malamnya
Katanya, Kamu sudah memikirkan Aku
Demi masa depan cerah
Semua tangan temanku sudah disalami
Bekal untuk masa depan
Lalu Aku mengeluh lagi kepada Kamu
Kamu balas menyalami Aku
Menjadi Kita
Siapa yang disalahkan?
Kamis, 14 Januari 2016
Nyaris Tragis
Aku dan kamu pernah menjadi kita
Kini, kita sudah tiada
Menjadi kata ganti tunggal
Oleh sebuah jamak
Kini, kita sudah tiada
Menjadi kata ganti tunggal
Oleh sebuah jamak
Selasa, 12 Januari 2016
Jalan - jalan
Mari berjalan - jalan keliling angkasa
Kita keliling planet
Mars, Saturnus, Neptunus
Katanya, Mars bisa menggantikan Bumi
Sebagai penampungan kedua makhluk sempurna
Jika suatu saat Bumi sudah tidak berisi
Ayo lanjut keliling angkasa
Kita keliling galaksi
Ada Andromeda, Sombrero, Black Eye
Mereka tampak asing
Diantara puing - puing angkasa
Bergerak tidak beraturan
Dari galaksi ini Bumi sudah tidak nampak
Kecil sekali
Seperti titik di kertas dengan tinta biru
Ayo kita lanjut
Menuju batas angkasa
Darisana kita bisa melihat jurang angkasa
Katanya sebagai pemisah baik dan buruk
Disana juga ada ruang penghubung
Menghubungkan antara yang fana dan nyata
Menyingkap semua rahasia semesta
Disana, semua pertanyaan terjawab!
Minggu, 10 Januari 2016
Industrialis-me
Sekarang sawah - sawah mulai sepi
Asap industri mengebul
Pacul sudah usang
Terlalu berat
Diganti tombol - tombol hidup dan mati
Tinggal pijit
Praktis
Tidak ada bau matahari
Hanya bau oli dan suara mesin yang menderu
Kerbau - kerbau tidak lagi membajak
Mereka diganti oleh mesin bubut
Asap industri mengebul
Menjulang ke langit
Hitam pekat lalu menyebar ke seluruh negeri
Di ujung negeri sana ada yang mati
Katanya kanker paru - paru
Suara mesin berdengung dengan bising
Kerbau baru disembelih
Asap industri mengebul
Pacul sudah usang
Terlalu berat
Diganti tombol - tombol hidup dan mati
Tinggal pijit
Praktis
Tidak ada bau matahari
Hanya bau oli dan suara mesin yang menderu
Kerbau - kerbau tidak lagi membajak
Mereka diganti oleh mesin bubut
Asap industri mengebul
Menjulang ke langit
Hitam pekat lalu menyebar ke seluruh negeri
Di ujung negeri sana ada yang mati
Katanya kanker paru - paru
Suara mesin berdengung dengan bising
Kerbau baru disembelih
Langganan:
Postingan (Atom)