Minggu, 12 Agustus 2012

POEMS 2


KEMATIAN

Ku tak pernah tahu
Apa yang akan terjadi nanti
Apa yg akan kuhadapi
Dan apa yg dihadapi

Semua pasti terjadi
Tanpa ada yg tahu
Kapan dan dimana
Hanya Dia yg tahu
Setiap kejadian yg ada

Aku belum berani
Karena aku tahu
Aku belum cukup

Tapi semua ini telah terjadi
Aku hanya bersiap diri
Menunggu hasil
Apakah atas atau bawah?
Ku masih menunggu

SANG PAHLAWAN

Aku tahu kau terlihat lelah
Tapi kau tidak mau menunjukkannya
Aku tahu kau terlihat capek
Tapi kau memperlihatkan wajah semangat
Semua yg kau lakukan
Hanya untuk kebaikan kami

Kenakalan dan kebaikan kami
Kebohongan dan kejujuran kami
Kau terima dengan lapang
Walau kadang itu menyakiti
Tapi ku tahu
Kau pasti akan melayani
Dengan sepenuh hati

Terima kasih atas layanannya
Ku terima dengan senang hati
Walau kadang suka menyakiti

Maafkanlah kami
Suatu saat nanti akan kubalas
Derita yg kau terima
Di hari esok nanti
Tunggulah!

REUNI

Saat terpisah jauh
Semua rasa menjadi satu padu
Meluangkan waktu agar dapat bertemu
Agar hati ini tak jemu

Reuni...
Semua rasa menjadi satu padu
Rasa yg berbeda saat terpisah jauh
Jemu itu mulai hilang yang ada hanyalah senang

Berkumpul bersama walaupun tidak semua
Mengingat memori masa lalu
Memori yg buruk dan baik
Memori tangisan dan tawaan

Sekarang kita tertawa bersama
Bersenda gurau bersama
Mengingat saat – saat gembira
Tak peduli banyak orang disekitar

Kini, saatnya kembali
Menuju tujuan utama
Tujuan yg kita ucapkan bersama
Kebahagiaan di masa depan

BARBEL

Awal mencobanya sangat berat
Hanya mampu mengangkat sesekali
Mencoba untuk bertahan
Agar badan tak seperti lidi
Apalah daya badan ini tak sanggup

Mencoba lagi esok hari
Kini mampu mengangkat beberapa kali
Rasa hati senang gembira
Walau otot tak kunjung datang
Ku terus mencoba

Kali ini terasa enteng
Ingin mencoba yg lebih berat
Apalah daya badan ini tak sanggup lagi

Tiap hari berlangsung seperti itu
Terus mencoba yg lebih berat
Walaupun begitu ku selalu bertahan
Akhirnya, badan ini menjadi baja

PULANG

Sudah terlalu lama
Rasanya ingin pulang saja
Bersama mereka tertawa bahagia
Bersama mereka gundah gulana

Terlalu lama
Hingga wajah ini menjadi melar
Seperti mie yang terlalu lama didiamkan

Terlalu lemah
Kedua kaki ini tidak sanggup menahan badanku
Seperti sapi yang hanya punya satu kaki

Terlalu…
Sungguh terlalu…
Itulah yang bang haji rhoma katakan

Mengeluh  ingin pulang
Aku ingin pulang
Segera…
Segera pulangi aku

Kamis, 15 Maret 2012

Manusia dan Binatang

Malam kemarin menjadi malam yang cukup menyenangkan buat gua. Abis selesai turnamen futsal lawan teknik. Sepertinya itu teknik all star. Yang sebelumnya gua sama tim FKM maen ngelawan MIPA. Menang dramatis sih, 2-2 terus dilanjutin penalty. Untungnya gua jadi penendang terakhir dan untungnya juga gua gak nendang penalty. Selama gua maen futsal, gua hampir gak pernah buat gol kalo lagi tendangan penalty. Gak tau kenapa sepertinya itu jadi trauma buat gua. Hari ini tim futsal FKM kalah lawan teknik. Padahal gua udah maen lebih bagus dari kemaren. Tim futsal FKM juga maen lebih bagus daripada teknik tapi sayangnya tim kita kurang beruntung dan berakhir kekalahan. Gua gak sedih karena gua udah maen bagus tadi gak kayak kemaren. Mungkin ini nih mental juara. Gua pengen banget angkat trofi futsal, soalnya waktu SMA gua gagal sama temen - temen gua. Padahal, udah masuk 8 besar tapi kita kalah 2-1 dan itu juga karena pelatih gua gak dateng. Waktu SMA dulu dan turnamen di Al Ma'soem tim futsal SMA gua gak didampingin pelatih pas udah di tengah jalan. Karena masalah internal. Itu yang membuat gua sama temen - temen ingin nunjukkin kalo kita bisa menang. Terbukti kita bisa maju terus sampe 8 besar dan sayangnya, tim gua kalah taktik dan pelatih lawan udah ngeliatin permainan tim futsal SMA gua dan dia berhasil membuat kita kalah. Kadang, dalam suatu pertandingan, pelatih memang sangat dibutuhkan untuk membuat strategi dalam bermain.

Ini juga yang gua rasain di futsal FKM. Gak ada pelatih. Untungnya, next tournament pelatih baru udah ada dan siap ngebantu untuk banggain fakultas gua ini. Gua berharap sih dengan adanya pelatih baru, gua dan temen - temen bisa ngejuarain kejuaraan dengan ngebawa nama fakultas gua. Amin. Gak nyangka kalo fakultas gua punya suporter. Biasanya tuh kalo fakultas gua ikut suatu pertandingan pasti suporternya hanya beberapa orang. Bisa diitung pake jari kaki. Kali ini beda, mungkin karena ada gua kali ya. Ehem. *benerin poni. Kali ini, suporter fakultas gua bener - bener keliatan. Mereka rame dan sepanjang pertandingan teriak - teriak dan nyanyi - nyanyi dengan seru. Mungkin, fakultas gua juga bisa menjadi penyeimbang. Biasanya kalo anak teknik tuh suporternya cowok semua dan rame banget. Dengan adanya fakultas gua dan suporter dari fakultas gua, jadi sedikit seimbang karena kebanyakan dari fakultas gua adalah kaum hawa. Cowok - cowok dari teknik bisa curi - curi pandang ke anak FKM, begitu juga para wanita FKM bisa curi - curi pandang ke anak teknik. Sayangnya, gua sebagai laki - laki, gak terlalu dilirik oleh wanita - wanita FKM. Sedih juga sih. Mereka sepertinya belom sadar kalo ada cowok kece di fakultas ini. Ibarat jarum di tumpukan jerami.

Gua langsung balik abis pertandingan dan briefing. Makan di tempat makan nasi uduk. Seperti makan malam biasa gua selalu ditemani oleh handphone tercinta. Gua makan sendirian diantara pasangan - pasangan yang ada di tempat makan tersebut. Ada pasangan pria dan wanita, wanita dan wanita, pria dan pria. Daripada gua berpasangan pria dan pria, lebih baik gua menyendiri. Rapuh sekali. Hati ini kosong seperti rumah kosong yang tidak berpenghuni. Terlalu banyak sarang laba - laba yang ada di dalam rumah yang membuat rumah ini menjadi sepi. Ngomongin laba - laba, gua jadi inget pelajaran parasitologi. Dosen gua ngejelasin tentang laba - laba gitu. Arachnida. Beliau bilang kalo laba - laba jantan adalah laba - laba yang paling romantis dan tragis yang pernah ada. Laba - laba jantan tidak akan pernah poligami atau selingkuh, dia akan memilih satu laba - laba betina. Laba - laba betina itu akan dia nikahi dan ketika laba - laba betina tersebut sudah mengandung telur - telur yang banyak, maka sang laba - laba jantan akan membiarkan tubuhnya untuk dimakan sebagai makanan anak - anaknya nanti. Walaupun nanti akan mati, tapi sperma sang jantan akan tetap tersimpan di dalam tubuh sang betina. Sperma yang ada di tubuh betina akan disemprotkan ke telur - telur yang ada di tubuh sang betina lalu jika telah terbuahi maka akan menjadi anak laba - laba baru. Para wanita di kelas gua langsung jerit histeris pengen punya pacar atau suami nanti kayak laba - laba. Apalagi yang kaya.
" Sayang, kalo aku sebentar lagi mati, semua hartaku ini milikmu ya!"
" Iyaaa sayaaang!"
Sambil histeris nangis mata air buaya putih. Abis itu diabisin duit suami yang meninggal dan cari suami baru. Hidup itu keras! Kayaknya agak sulit bagi wanita untuk mencari suami seperti itu. Laba - laba jantan itu terlalu bagus untuk diandaikan menjadi seorang manusia. Laki - laki kayak gua juga udah cukup kok untuk dijadiin suami *promosi diri.

Antara perasaan miris, sedih dan bangga pas ngeliat seorang anak dari penjual nasi uduk itu membantu mengangkat gelas - gelas yang selesai dicuci abis itu dibawa oleh tangannya yang masih kecil dan masih belom saatnya untuk memegang benda - benda seperti itu. Apalagi, tangan kanan memegang 3 gelas dan tangan kirinya juga memegang 3 gelas. Seharusnya, tangan - tangan itu baru belajar memegang pensil atau pensil warna untuk belajar menulis, menggambar dan mewarnai. Gua jadi inget waktu kecil gua. Gua kayaknya males banget untuk bantu - bantu orang tua. Mijitin orang tua aja suka males. Gua lebih suka mukulin tangan orang tua gua dengan semangat. Berharap suatu saat jadi petinju kayak Mohammad Ali. Pengen banget suatu saat ngebantu mereka dengan kedua tangan gua sendiri, dengan tubuh gua sendiri. Ya, suatu saat pasti bisa. Inget juga cerita binatang kalajengking. Dosen gua cerita kalo induk kalajengking sangat hebat. Dia membawa telur - telur yang banyak diatas tubuhnya. Dia membawa telur - telur yang nanti akan jadi anaknya. Memikul semua telur -telur itu sendirian. Mungkin, begitu pula yang ibu gua rasakan ketika mengandung gua di dalam kandungannya. Walaupun berat dan lelah, dia akan bertahan agar gua bisa lahir ke bumi ini dan menjadi seorang anak yang berguna nantinya. Gak salah kalo orang banyak bilang, ibu yang membunuh anaknya sendiri atau menganiaya anaknya sendiri perlakuannya melebihi binatang. Tidak pantas disebut manusia, apalagi binatang. Mungkin orang seperti itu derajatnya lebih rendah daripada binatang, sangat dibawah binatang. Begitu juga dengan anak yang tidak menghargai orangtua mereka apalagi ibu mereka. Sepertinya, mereka harus tau dulu rasanya mengandung atau menjadi ibu kalajengking terlebih dahulu untuk memikul telur -telur yang sangat banyak. Agar bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Love ur parents as long as they still alive and if they had past away, pray for them and show them that u can be a good child and can make them proud! :D

Selasa, 06 Maret 2012

Poems

MEI

Semua terasa biasa saja

Saat kau mulai memasuki kehidupanku

Kau yg ku damba tapi tak ku cinta

Kau yg kurasa tapi tak ku mau

Semua terasa hambar

Tidak ada rasa manis,asam,ataupun pahit

Seperti teh tanpa gula

Ataupun jeruk tanpa sitrat

Tidak seperti di bulan Desember

Di bulan Mei ini terasa panas sekali

Yang ada hanya tetesan keringat

Tak ada hujan rintik ataupun deras

Yang bisa membuat banjir atau hanya membasahi tanah

Mengeluarkan aroma tanah yg khas

Di bulan Mei ini

Ku mencoba membasahi

Walaupun sulit tapi pasti akan ada hujan

Ku akan menunggu walaupun hanya rintikan hujan

EMPTINESS

This is not like what i felt before

It’s like an empty glass

no water wanna come in

even a mineral water or a juice

there’s only a herbal water

that wanna come in

that herbal water often comes

eh, no no he’s not often but always

sometimes i wait for the syrup or mineral water

sugarless...

yeah sugarless and it tastes bad

then i wondering....

if someday the taste of that herbal water

will become sugary

but it is impossible

that i know, the herbal water can cure any pain

so that’s why it tastes bad and sugarless

like this empty glass

it will be sugary when the time comes

LONG AGO

Long ago...

I was a baby

Long ago...

I was a kid

Long ago...

I was a teen

Long ago...

I was an adult

Long ago...

I was a father

Long... it’s very long ago

Now

I am no one

No wife

No kids

No family

When will i join with them?

I should not pray like that

Admiring an immortality

TERBUANG

Aku berbeda dengan yang lain

Aku tak sama dengan mereka

Mereka sangat beda dengan aku

Mereka adalah mereka

Aku adalah aku

Aku yang sendiri

Mereka yang ramai

Membuatku iri dengan mereka

Aku yang sendiri

Hanya ada sepi

Tak seperti mereka

Apakah aku bisa seperti mereka?

Apakah mereka mau seperti aku?

Apakah mereka mau menerima aku?

Apakah aku selalu sendiri?

Akankah ada Aku yg lain?

Yang dapat membuatku Aku menjadi ramai

Menjadi seperti mereka

Tidak sepi

Seperti Aku sekarang ini

CINTA TERLARANG

Aku suka kamu

Aku sayang kamu

Aku selalu menanyakanmu

Tapi tak pernah kau jawab

Selalu saja terjadi setiap hari

Ku tak peduli

Semua orang berkata apa

Karena cinta ini

Cinta terlarang

Antara kamu dan aku

Antara duniamu dan duniaku

Kita terpisah di dua dunia

Dunia akal dan tidak berakal

Cinta ini cinta terlarang

Segini dulu deh puisi - puisinya nanti kalo ada lagi di post deh. Enjoy!

Jumat, 24 Februari 2012

Think too much

Akhir - akhir ini gua terlalu banyak berpikir. Gak tau kenapa gua suka banget mikirin sesuatu baik yg penting maupun gak penting dan kadang gua suka ngomong sendiri di dalam hati. Semacam perbincangan antara diri gua yg nyata dan yg ada di dalam tubuh. Berpikir terlalu banyak kadang gak bagus juga tapi itu yg sering gua rasain. Kadang kalo lagi buang air besar gua bisa memikirkan sesuatu sampe ingin tahu ke akar - akarnya dan ujung - ujungnya berakhir dengan kalimat hidup itu indah. Gua suka banget ngebayangin sesuatu dan memikirkannya dalem - dalem dan selalu aja setiap selesai mikir gua langsung mengucap dalam hati kalo hidup itu indah. Setiap gua mikirin orang - orang yg kurang beruntung kadang buat gua iba dan pas mikirin orang - orang yg sangat beruntung kadang gua kesel sendiri kenapa uang - uang yg mereka punya gak di sedekahin aja ke orang - orang yg kurang beruntung. Lagi - lagi gua selalu mikir begitu. Gua juga jadi selalu ngerasa kalo hidup ini harusnya bisa seimbang.

Mereka yg beruntung mengasihi yg kurang beruntung dan yg kurang beruntung berusaha menjadi lebih beruntung lagi karen kalo udah gak seimbang mungkin tingkat kecemburuan sosial akan semakin tinggi. Misalnya aja orang - orang yg terlalu kaya dan tidak mau menyumbangkan uangnya sedikitpun kepada yg kurang beruntung. Hidup ini sepertinya menuntut kita untuk belajar berbagi sesama manusia bahkan sesama binatang dan makhluk hidup yg lainnya. Pasti orang yg sangat miskin itu akan merasa hidup ini tidak adil untuk dirinya dan akhirnya melakukan hal - hal yg tidak diinginkan untuk memenuhi kebutuhannya. Hidup ini indah jika ada rasa saling berbagi antar sesama makhluk hidup apalagi antara kaya dan miskin atau orang beruntung dan yg kurang beruntung.

Sebenernya hidup ini sejak awal udah diciptakan seseimbang mungkin. Adam dan Hawa. Mungkin itu sebuah contoh keseimbangan awal yg ada. Hidup ini indah. Gak tau kenapa gua selalu berpikiran negatif atau negatif thinking. Banyak orang mengatakan jangan suka negatif thinking tapi positive thinking. Gua sebaliknya. Gua selalu memikirkan suatu keadaan senegatif mungkin. Misalnya ketika ada orang yg sakit di rumah sakit dan dia mempunyai sakit yg serius hingga dibawa ke operasi yg memungkinkan hidup dan matinya masih belum pasti. Gua selalu berpikir orang itu akan mati dan operasi tersebut akan gagal sehingga gua akan kehilangan orang tersebut. Pikiran negatif gua itu selalu ada dan seperti menghantui gua. Gua jadi selalu khawatir mikirin hal tersebut. Walaupun begitu, pikiran negatif ini membuat gua untuk melakukan hal yg positif. Ketika gua mikirin orang itu suatu saat akan mati gua malah memberi semangat orang tersebut dan gua mendoakannya dengan penuh rasa ikhlas dan hati yg bener - bener tulus. Kadang setiap gua sebelum naek motor, gua selalu ngebayangin gimana kalo pas gua naek tuh motor dan gua gak make helm terus gua baru jalan sebentar keluar gang rumah lalu ada mobil yg nabrak gua hingga gua mati karena gak pake helm. Pikiran negatif itu sering banget muncul tiba - tiba dan selalu aja ngajarin gua untuk selalu waspada akan suatu hal dan gua pasti tau gak ada hidup yang abadi di dunia ini dan suatu saat pasti gua akan mati juga.

Berpikir untuk melakukan hal yg terbaik pada saat ini juga. Do something useful if u will die today. Kata - kata gua tadi hampir mirip quote orang terkenal yg pernah gua baca. Pikiran negatif yg ada di pikiran gua selalu membuat gua belajar sesuatu. Membuat gua untuk menjadi orang yg lebih baik dari hari ke hari. Buat gua ingin melakukan hal baik setiap hari karena gua gaktau gua akan mati kapan tapi pasti gua akan mati. Gua berpikir terlalu banyak dan terlalu banyak yg gua pikirin. Buat rambut gua udah mulai terlihat putih walaupun hanya beberapa. *tarik nafas panjang. Hidup ini indah jika setiap hari kita selalu berbuat baik dan berguna bagi orang lain apalagi orang yg kita sayang dan jangan sampe deh nyesel di suatu hari karena perbuatan kita. Karena kita gak bisa berbuat baik pada hari ini dan bisa mengakibatkan orang lain merasakan dampak yg kita lakukan. Simple.

Selasa, 21 Februari 2012

Sebuah Pandangan

Gua sedikit bingung nih kenapa sampe sekarang gua belom juga menemukan wanita untuk dijadikan pacar ya? Perasaan muka gak jelek - jelek amat dah trus badan gua juga gak pendek - pendek amat. Apa guanya ya yg sok jual mahal? Kayak artis aja ye gua pake jual mahal. Artis aja banyak yg murah kok :p Mungkin pandangan gua tentang pacaran jadi berubah gara - gara dosen out of the box pak syamsul. Gua juga masih butuh definisi yg kuat dari pacaran itu apa. Sekedar ngungkapin perasaankah kepada lawan jenis dan selesai begitu saja. Lalu setelah tau suka sama suka apa yg akan dilakukan? Berpacaran? Ngapain pacarannya? Hanya sekedar ngobrol - ngobrol dengan lawan jenis yg lebih disukai lalu semakin lama ngobrol berpegangan tangan dan berpegangan yg lainnya. Bahkan bisa lebih dari itu.

Gua juga mikir gua belom pacaran mungkin gua masih minta duit orangtua. Merasa malu banget kalo masih minta duit orangtua tuh pacaran. Kerjaannya ngabisin duit ortu cuma buat ngejajanin pacar sama nonton dan lain - lain. Kalo gua gatau malu sih oke - oke aja apalagi kalo udah kerja. Bebas deh gua ngabisin tuh duit kapan aja. Duit - duit gua. Menurut gua pacaran tuh sedikit banget gunanya. Palingan dapet perhatian lebih dari pacar kita. Gua juga suka mikir, ngapain juga gua ngurusin orang laen sedangkan gua aja blom bisa ngurus diri sendiri. Jadi, mending ngurus diri sendiri dulu deh biar bener baru ngurus orang laen. Gua pikir - pikir juga kayaknya tuh mending langsung nikah deh daripada pacaran. Kalo udah nikah tuh udah pasti halal mau ngapain aja sama lawan jenis kita.

Sayangnya budaya asing udah masuk ke Indonesia dan dampaknya gede banget buat moral bangsa. Yah, mungkin bisa diliat di TV dan di koran kali ya masalah - masalah yg dihadapin dalam hal kasih sayang. Mending pikir mateng - mateng deh untuk nikah daripada untuk pacaran. Pacaran tuh gak bertahan lama dan yg semua orang pengen adalah setiap hubungan pasti bertahan lama bahkan sampe nikah. Orang yg udah nikah aja masih cerai gimana yg pacaran. Berkomitmen tuh emang susah sih, gak bisa diucapan doang tapi juga ngejalaninnya itu yg sulit. Gimana coba mempertahankan suatu pernikahan sampe gak cerai? Malahan sampe akhir hayat. Pasti mereka udah punya komitmen yg kuat untuk maju sama - sama dan mereka juga ngelakuin semua itu atas dasar hal cinta, bukan uang atau tahta. Cinta itu udah kayak UFO. kalo UFO itu undefined flying object tapi kalo cinta tuh undefined word. Kalo mendefinisikan kata cinta sendiri mungkin satu lembar kertas gak cukup karena akan banyak hal yg ditulis dalam apa itu cinta.

Tapi, coba bayangin di dunia ini gak ada cinta. Mungkin gak bakalan ada orang atau makhluk hidup yg berpasangan di dunia ini. Mereka akan hidup sendiri dan gak peduli satu sama lain. That's why we need love.
Kalo cinta gak ada, gak akan foto kayak gini. Gak ada yg namanya friendship. Back to the first. Yah, kalo menurut gua sih gua belom dapet fungsi dari pacaran itu sendiri dan manfaatnya buat gua. Kayaknya sih gua lebih suka langsung nikah deh. Menurut gua juga, kayaknya kalo mau pacaran harus punya modal yg banyak, gak cuma cinta. Kalo cuma modal cinta, kayaknya pacaran lu gak bertahan lama dan mungkin kebanyakan orang berpacaran hanya ingin memuaskan hasratnya yg terpendam. Walaupun begitu, pasti suatu saat akan tobat dan dia gak bakalan nyari suami atau istri yg hanya bisa memenuhi hasratnya belaka. Yang gua pelajarin dari film - film sih gitu. Ganti - ganti pasangan untuk memenuhi hasratnya dan ketika ingin berkomitmen pasti akan mencari orang yg berbeda, bukan sekedar memenuhi hasrat.

Buat para wanita, jangan gampang gitu aja ngasih untuk laki - laki yg disayang. Laki - laki itu gampang merayu dan wanita itu mudah terayu jadi belajarlah mengetahui laki - laki mana yg hanya mencari hasrat belaka dibanding cinta. Mereka berpacaran hanya untuk memenuhi hasrat belaka, berbeda kalo sudah menikah, mereka akan mencari wanita yg mahal bukan murah. Laki - laki sejati bisa tau mana yg murah dan mana yg mahal mungkin anak kecil pun juga bisa. Jadi wanita, tetaplah jadi berlian sejak kau dilahirkan dan jangan sampe jadi tembaga yg harganya jauh lebih murah.

Ini hanya pandangan gua menurut pacaran, mungkin banyak orang diluar sana memandang pacaran itu berbeda. Setiap orang punya cara pandang dan hidup masing - masing jadi kita harus bisa saling menghargai berbagai pendapat yg ada. Jangan hanya mencela atau mencemooh tapi kita juga harus bisa menilai yg mana yg benar dan salah.

Ngomong - ngomong tentang pacaran, gua tadi abis nonton film one day dan setelah nonton gua ngeliat mantan gua di foodcourt sama cowoknya (mungkin) dan juga gak sengaja juga gua ketemu temen SMP gua. Soya sama ulfa. Gara - gara ketemu mereka gua jadi nonton lagi dah dan barengan juga sama si cheza. Sayangnya, waktu gua liat mantan gua, gua gak nyapa. Bukannya terkesan gua sombong atau gimana, kayaknya gua gak mau ganggu mereka soalnya pas gua liat lagi ngobrol seru. Gak enak ganggu orang pacaran. hehehe.

Sabtu, 18 Februari 2012

Onde Mande

Gua mau flashback waktu liburan gua di Padang - Bukittinggi sama si Imam, Yuda, Agung, dan Edo. Liburan semester 2 waktu kelas 2 SMA. Liburan yg menyenangkan sebelum menginjak kelas 3 yg akan sibuk menghadapi UN dan UAS.

Tujuan utamanya yaitu menuju Pulau Sikuai. Kata si Imam sih nih pulau indah banget.

Ini foto waktu kita semua lagi nunggu kapal untuk menuju pulau Sikuai. Sambil nunggu mending foto dulu yekan biar keliatan ganteng. Paling kiri ada Edo sebelahnya Yudha yg tengah ada gua sendiri trus disampingnya lagi ada Imam dan yg terakhir yg pake kaos sepatu ada Agung. Kira - kira sih dari sini ke pulau Sikuai sekitar 30 menitanlah. Gua sama temen - temen bakalan nginep disana selama 2 hari 1 malem.


Ini nih foto gua waktu lagi di kapal. Angle nya udah keren banget kan. Muka lagi nahan takut tenggelem di laut, soalnya cuma perahu kecil yg bawa kita semua ke pulau Sikuai. Gak sabar deh pengen cepet sampe kesana.


sampe juga di pulau Sikuai. Gimana? keren kan? Terbayar deh naek perahu kecil lumayan lama. Tempatnya bagus banget apalagi airnya yg jernih. Sayangnya pas nyampe sini tuh lagi sepi banget soalnya gua kesini pas waktu liburan udah selesai. Udah kayak pulau milik sendiri deh nih. Agak ngeri juga sih waktu kesini tuh sepi banget. Kata temen gua sih pulau ini sepi gara - gara peristiwa gempa bumi di padang beberapa waktu lalu dan pulau ini juga kena dampaknya sepertinya sehingga membuat pengunjung sedikit gak berani untuk kesini. Mainan olahraga juga masih blom banyak yg berfungsi padahal banyak banget permainan olahraga disini. Ada banana boat,jetsky dan lain - lain. Cuma bisa maen kano doang.

Pas nyampe sini kita jalan - jalan dulu. Niatnya sih mau keliling nih pulau tapi kita semua sedikit gak berani soalnya nih tempat sepi banget. Cottage - cottagenya pada sepi, padahal disini sepertinya nyediain kamar untuk yg mau bulan madu. Gua sama temen - temen lagi foto di jembatan. Jembatannya udah rusak dan udah gak kepake lagi kayaknya. Pokoknya disini tuh bener - bener sepi deh. Apalagi listrik disini tuh kalo pagi sampe siang mati. Cuma waktu malem aja nyala. Bener - bener horror deh tapi keren. Gak kebayang kalo ada psikopat disini. Mungkin gua gak bakalan nge post nih foto ya. Capek muter - muter akhirnya kita semua berniat untuk berenang atau bisa dibilang menikmati indahnya pulau ini.


Gak tau kenapa gua sedikit terharu sih ngeliat nih foto. Kata si yuda nih foto keren banget. Udah kayak foto keluarga katanya. Iya sih, keren nih foto. Kita abis maen timpuk - timpukan pasir nih jadinya begini deh badan.

Someday bakalan balik lagi kesini nih sepertinya. Sama mereka semua. Kalo udah pada sukses ya teman - teman kita bakalan balik lagi kesini. :D

Kamis, 16 Februari 2012

Suka kasian dan sedikit miris kalo ngeliat anak kecil di jalanan trus minta - minta. Apalagi kalo udah malem, waktu di semarang gua sama temen - temen abis maen dan mampir bentar di burjo. Pas lagi mau parkirin motor gua ngeliat anak kecil masih ada di jalanan. Gak seperti anak kecil lainnya yg tengah malem udah tidur nyenyak dengan kasur empuknya dan mungkin sedang ditemani orangtuanya tidur. Anak kecil ini tidak, dia sendirian dengan kaos kucel dan wajahnya yg sangat tidak bersih. Gua ngeliatin trus tuh anak dan gak beberapa lama kemudian dia langsung tiduran dijalanan. Dia nekuk lututnya dan dipegangin pake tangannya.

Kasian banget dah. Kadang gua suka mikir, orangtua anak itu kemana? atau mungkin tuh anak gak punya orangtua? Seandainya tuh anak punya orangtua, orangtua macam apa yg membiarkan seorang anak kecil tidur dijalanan dengan cuaca yg dingin di malam hari. Kali ini gua mencoba belajar lagi gimana rasanya harus bersyukur dengan kehidupan yg udah gua dapet. Kadang, kita gak sadar kalo kita ngeliat ke bawah hidup kita lebih beruntung dari mereka. Sayangnya, kalo kita ngeliat keatas pasti selalu saja ada rasa ingin melebihi yg diatas. Jika pandangan tersebut dibuat motivasi mungkin bisa membuat hidup kita lebih baik tapi kalo kita menjadi minder karena sering melihat keatas, kita gak akan bisa maju dan mungkin kita bisa saja jatuh kebawah.

Kalo memandang kehidupan sepertinya mirip dengan melakukan pemanasan awal. Menengadahkan kepala kebawah lalu keatas, begitu diulang - ulang. Seperti menikmati hidup ini, bisa mengambil nilai yg diatas dan juga yg dibawah. Jangan terlalu banyak melihat kebawah atau keatas nanti bisa pegel kepalanya. Disini kita belajar untuk hidup seimbang dan belajar untuk menikmati indahnya kehidupan. Bayangkan jika hidup ini hanya ada orang kaya saja, harus kemana kita minta tolong orang yg mau membantu untuk membangun rumah kita jika kuli bangunan itu orang yg kaya. Seandainya dunia ini miskin semua, bagaimana bisa maju dan mendapat motivasi kalo isinya orang - orang miskin. Kita gak bisa melihat keatas untuk dicontoh agar kita bisa menirunya dan bisa memotivasi untuk lebih maju. Hidup itu indah. Kehidupan ini telah dirancang sedemikian rupa hingga kita harus selalu mensyukurinya setiap hari.